WELLCOME IN MY BLOG_WELLCOME IN MY BLOG__WELLCOME IN MY BLOG__WELLCOME IN MY BLOG__WELLCOME IN MY BLOG__WELLCOME IN MY BLOG Pahlawan Masih Ada: Pahlawan Masih Ada

Rabu, 07 Januari 2009

Pahlawan Masih Ada


Dulu ketika saya masih TK, saya mengganggap bahwa seseorang yang disebut sebagai pahlawan adalah seseorang yang mempunyai kekuatan super, bisa terbang, seperti Batman, atau Spiderman. Ketika kelas 1 SD, pemikiran saya berkembang, dan mengira bahwa pahlawan itu adalah Bung Karno, Bung Hatta, Tuanku Imam Bonjol, Pangeran Diponegoro, dan sebagainya. Pemikiran seperti itu mengendap dalam otak saya hingga saya kelas 4 SD. Saat kelas 4 SD, saya mulai sadar bahwa pngertian saya tentang pahlawan dan kepahlawanan ternyata salah kaprah. Bu Guru PPKn saya saat itu menjelaskan bahwa seorang pahlawan itu bukan berarti harus mengangkat senjata dan ikut berperang melawan Belanda atau Jepang. Pahlawan itu bukan pula berarti harus seseorang yang memiliki kekuatan super, bisa meremukkan mobil dengan kedua tangannya, atau pun bisa terbang tanpa menggunakan pesawat atau parasut.

“Lalu siapa donk, Bu?” Kawan saya bertanya. Lalu Bu Guru yang bijak itu menjawab, “Engkau pun bisa menjadi Pahlawan.” Saya pun ikutan bertanya karena penasaran, “Lha kok bisa, Bu?” Bu Guru pun menjawab, “Sangat bisa, asalkan kalian semua mau.” Kamipun hanya bisa terbengong-bengong karena tak mengerti apa maksud dari ucapan Bu Guru yang dikenal ramah itu.

“Sebenarnya sih saya mau, Bu, tapi mana ada pahlawan yang badannya gendut kayak saya ini?”Jawaban saya yang sontak membuat semua anak di kelas tertawa. “Sangat bisa,Fik.” Jawaban Bu Guru membuatku terhibur dan langsung kucibirkan bibirku ke semua teman yang tadi menertawakanku. “Saya masih gak ngerti, Bu.Kok bisa semua orang bisa jadi pahlawan?” Kawanku Norma yang terkenal pandai pun tak tahu jawabannya dan saya pun lega karena ternyata saya tidak bego-bego amat *hahaha...*.

Ibu Guru pun menjelaskan “Bung Karno, Bung Hatta, Pangeran Diponegoro, dan sebagainya disebut pahlawan karena mereka rela berkorban dan berjuang untuk membela negara dan bangsa kita dari kaum penjajah. Superman, Batman, Spiderman dan Superhero lainnya disebut sebagai pahlawan karena mereka juga rela berkorban dan berjuang demi membela kaum yang lemah yang ditindas oleh musuh-musuh mereka yang jahat dan kejam. Jadi, mereka semua memiliki persamaan yaitu sama-sama rela berkorban dan gigih berjuang untuk membela sesuatu, dan sesuatu itu adalah berguna bagi banyak orang. Kalian pun bisa menjadi seperti mereka dengan menauladani sifat mereka yang rela berkorban dan gigih berjuang membela sesuatu yang benar, baik, dan bermanfaat bagi banyak orang. Misalnya saja, bila kamu disuruh Ibumu membeli sayur untuk menu makan siang keluargamu di toko. Di tengah perjalanan, kau bertemu dengan kawan-kawanmu yang mengajak bermain PS (Play Station), jika kau ingin menjadi pahlawan, maka kamu akan rela berkorban untuk tidak atau menunda bermain PS hingga kau selesai membeli sayur. Saat itulah kau berhasil menjadi pahlawan bagi keluargamu karena berkat keberanianmu, semua anggota keluargamu bisa makan siang bersama.Coba bayangkan kalau kau tadi main PS dan lupa akan perintah Ibumu, maka ayah, ibu, adik, kakak, dan seluruh anggota keluargamu akan kelaparan karena kau lupa membelikan makanan untuk makan siang mereka.”

“Anak-anak…” Bu Guru melanjutkan. “Menjadi pahlawan tidak harus memegang bedil dan senapan. Namun, hal itu bukan berarti kita tidak membutuhkan senjata untuk berjuang.” Kawanku Aswin bertanya, “Kalau bukan bedil apaan donk, Bu? Bazooka? Granat? Atau Mercon tikus, Bu?” Bu Guru pun tersenyum dan menjelaskan, “Bukan itu Aswin, kita tidak perlu barang-barang itu semua kalau kita bukan anggota TNI atau POLRI. Lagian, untuk saat ini, barang-barang itu sudah lebih jarang digunakan oleh Pak Polisi dan Pak Tentara, soalnya dah gak ada lagi yang perlu ditembak kecuali maling, rampok, atau penjahat. Senjata yang kita perlukan saat ini adalah:

1. Iman dan taqwa,
2. Ilmu Pengetahuan,
3. Keterampilan,
4. Kreatifitas,
5. Usaha yang jujur dan tekun.

Dengan bersenjatakan 5 hal di atas, insyaAlloh kalian bisa menjadi Pahlawan-Pahlawan baru bagi negara Indonesia ini. Jadi, Ibu harap kalian belajar yang tekun, jangan lupa beribadah, dan patuh dengan Ibu Bapak kalian, supaya kalian bisa menjadi Pahlawan Indonesia yang disegani Dunia. Siapa yang mau jadi Pahlawan?” Sekelas hampir serempak menjawab,” Saya Bu..Saya Bu…Saya Bu….!!!” *senyum*

Tidak ada komentar:

Pengikut

Ada kesalahan di dalam gadget ini
THANK'S FOR VIEW MY BLOG__THANK'S FOR VIEW MY BLOG__THANK'S FOR VIEW MY BLOG__THANK'S FOR VIEW MY BLOG__THANK'S FOR VIEW MY BLOG